Jeritan Hati Para Sperma

Atas nama kenikmatan
kau muncratkan kami
pada kain lusuh atau lantai dingin
lalu kami mati
mengering dan membekas

sejujurnya,
kami rindu kau lepaskan
pada jalan kelam
tempat beradu ke bola kekasih hati
di antara dunia sana
setelah engkau
berlelah bahagia

beribu-ribu kami
merindu terus pada ia
coba tembusi dinding-dindingnya
tuk satu benih hidup
tuk kami
tuk kalian
nan akan membentuk
rusuk-rusuk dunia
karena

kami adalah pahlawan
kami adalah pemimpin
kami adalah penulis
dan kami adalah
penyair,

dari kami
kalian dibentuk,

jangan buang kami
tersia-sia lagi
di ketandusan padang
dunia gelapmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: